Humas Protokol
Home » Berita

Berita

Wakil Bupati Pidie Terima 1162 Mahasiswa KKN Unsyiah

WAKIL Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud, ST menerima sebanyak 1162 orang mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Pidie selama satu bulan. Penyerahan mahasiswa KKN Unsyiah periode 14 diserahkan oleh Rektor Unsyiah yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr.Ir. Alfiansyah Yulianur, B.C di halaman tengah Kantor Bupati Pidie. Senin 8 Januari 2018.

Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud, ST mengatakan, kegiatan KKN yang akan dilakukan mahasiswa bertujuan untuk meninjau sekaligus berperan aktif dalam segala aspek pembangunan yang ada di Kabupaten Pidie.

“Sangat diharapkan melalui kegiatan ini, adik-adik mahasiswa Unsyiah dapat membantu program-program Pemerintah Kabupaten Pidie dalam mendorong kehidupan masyarakat yang mandiri,” ungkap Wakil Bupati.

Wakil Bupati melanjutkan, di era globalisasi ini kita dituntut untuk lebih banyak mengantisipasi atau membentengi diri terhadap perubahan-perubahan yang dapat memudarkan kepribadian dan ciri khas sebagai bangsa Aceh. Untuk itulah diperlukan kekompakan para kawula muda untuk dapat memfilter diri dari pengaruh negatif dengan cara mengedepankan ilmu pengetahuan agama dan lebih mengenal sejarah Aceh.

“Problem ini menjadi salah satu tantangan bagi adik-adik untuk dapat mengembalikan kehidupan kaum muda ke arah yang lebih baik demi terwujudnya Aceh yang lebih aman, maju, harmonis serta agamis,” terangnya.

Adapun para mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode XIV di Kabupaten Pidie tersebut akan ditempatkan di 9 Kecamatan dan 231 lokasi penempatan sebagai berikut:

  1. Kecamatan Delima sebanyak 228 mahasiswa,
  2. Kecamatan Mila sebanyak 100 mahasiswa,
  3. Kecamatan Sakti sebanyak 233 mahasiswa,
  4. Kecamatan Mane sebanyak 109 mahasiswa,
  5. Kecamatan Geumpang sebanyak 204 mahasiswa,
  6. Kecamatan Titeue sebanyak 65 mahasiswa,
  7. Kecamatan Tangse sebanyak 141 mahasiswa,
  8. Kecamatan Keumala sebanyak 89 mahasiswa,
  9. Kecamatan Tiro/Truseb sebanyak 93 mahasiswa.

Diakhir sambutannya, Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud,ST menerangkan, Pemerintah Kabupaten Pidie akan selalu membuka diri bagi seluruh kampus yang ingin menjadikan Pidie sebagai labolatorium pendidikan.

“Percayalah, masyarakat Pidie sangat bahagia menerima mahasiswa KKN Unsyiah ini, dan diharapkan ke depan nanti, Unsyiah dan kampus-kampus lainnya dapat menjadikan Kabupaten Pidie sebagai tempat pelaksanaan program akademisi apapun,” tutupnya di depan mahasiswa yang akan menghadapi masa KKN.[](HP)

Bupati Pidie Pimpin Upacara Peringatan HAB Ke-72

PEMERINTAH Kabupaten Pidie melalui Kantor Kementrian Agama (Kankemenag) Kabupaten Pidie menggelar Upacara Hari Amal Bhakti (HAB) Ke-72 Tahun 2018 di Halaman Kantor Kementerian Agama setempat. Rabu 3 Januari 2018.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pidie Roni Ahmad atau yang akrab disapa Abusyik bertindak selaku Inspektur Upacara menyampaikan sambutan Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifudin.

Ia menyampaikan, sejalan dengan tema Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-72 tahun 2018 yaitu “Tebarkan Kedamaian”. Seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama dan komponen umat beragama di Tanah Air agar bersama-sama menjadi Duta Penyebar Kedamaian.

“Marilah kita buktikan bahwa agama sesungguhnya membawa angin kesejukan yang menenteramkan. Dalam damai akan tercipta negeri yang tenteram dan sejahtera,” terang Bupati Pidie membacakan sambutan Menteri Agama RI.

Dilanjutkan, pesan kedamaian tersebut makin terasa penting untuk digaungkan agar kita tidak terjerembab dalam kubangan perseteruan dan jebakan permainan atas nama agama.

“Kalaulah belum sanggup mengatasi pertentangan dengan seruan damai, setidaknya marilah mendamaikan diri sendiri dari nafsu angkara murka, syak wasangka, tingkah yang pandir, sifat-sifat batil ataupun tangan yang jahil,” jelasnya.

Diakhir sambutan tersebut, Bupati Pidie menyampaikan pesan kepada seluruh jajaran Kementerian Agama untuk memaknai bekerja sebagai ibadah, bekerja melayani masyarakat adalah sebuah kehormatan.

“Mari menjalankan pengabdian dengan sikap amanah dan keihlasan, jangan sekali-kali mempermainkan jabatan. Sebagai hamba Tuhan dan aparatur negara, kita semua menyadari bahwa panggilan terbesar tentu adalah panggilan Tuhan, maka yakinlah bahwa panggilan tugas melayani sesama, melayani masyarakat sesuai dengan fungsi dan tanggung jawab kita masing-masing hakikatnya adalah pengejawantahan dan manifestasi dari panggilan Tuhan,” tutup Bupati Pidie mengakhiri sambutan Menteri Agama RI.

Di sela-sela acara tersebut, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kankemenag) Kabupaten Pidie Drs. H. M. Jakfar M. Nur mengatakan, penyelenggaraan Upacara dalam rangka Hari Amal Bhakti Kemenag ke-72 Tahun 2018 dilaksanakan secara rutin setiap Tahunnya. HAB adalah momentum urgen melaksanakan evaluasi dan juga introspeksi untuk terus mempertinggi kinerja selaku bentuk pengabdian kepada bangsa dan juga negara sekaligus pelayanan bagi masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung peringatan Hari Amal Bhakti tahun ini, dan mari kita jadikan momentum ini untuk terus bermuhasabah dan melakukan perbaikan diri yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

Upacara tersebut turut diikuti oleh unsur Forkopimda Pidie, para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dalam Kabupaten Pidie, para guru di jajaran Kankemenag Pidie, beserta para siswa dan siswi Mandrasah dalam Kabupaten Pidie.[](HP)

Pidie Berzikir Mengenang 13 Tahun Bencana Gempa dan Tsunami

RIBUAN masyarakat Kabupaten Pidie memperingati 13 tahun gempa dan tsunami yang menimpa Aceh pada 26 Desember 2004 lalu dengan zikir dan doa bersama. Acara yang juga dihadiri Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud, ST, unsur Forkopimda, pejabat jajaran Pemerintah Kabupaten Pidie serta masyarakat tersebut berlangsung di Masjid Al Falah Kota Sigli, Selasa 26 Desember 2017 malam.

Dalam acara tersebut juga diisi dengan tausiah yang disampaikan Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tusop Jeunieb.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pidie Fadulullah TM Daud, ST mengatakan, momentum peringatan 13 tahun gempa dan tsunami Aceh, harus dimaknai sebagai ajang untuk memohon rahmat Allah SWT, memohon ampunan dari Sang Maha Pengampun Allah Subhanuhu Wa Ta’ala agar mengampuni segala dosa korban gempa dan tsunami tahun 2004 yang silam, sekaligus mengampuni segala dosa kaum muslimin dan muslimat, serta memberikan hidayah kepada ummat yang masih berada dalam kehidupan yang fana ini.

“Semoga kesabaran dan keikhlasan kita akan Allah gantikan dengan rahmat dan kesejahteraan bagi yang ditinggalkan di bumi, dan ampunan serta syurga bagi mereka yang telah pergi dalam peristiwa gempa dan gelombang tsunami,” ungkap Wakil Bupati dengan nada lirih.

Ia melanjutkan, musibah gempa bumi dan tsunami hanya secuil peringatan yang Allah SWT berikan kepada makhluk-Nya karena telah melenceng dari ajaran-Nya. Hendaknya ini menjadi hikmah bagi kita semua dan dapat mencermatinya sebagai tolak ukur kita dalam membangun masyarakat Islami.

“Musibah tersebut adalah peringatan kepada kita semua, agar kita berserah diri hanya kepada Allah, dan bahwa kita harus takut hanya kepada Allah. Takut kepada Allah adalah salah satu ibadah hati yang memiliki kedudukan agung dan mulia dalam Islam. Dan sesungguhnya takut kepada Allah akan menghindarkan kita dari perbuatan keji dan maksiat,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati Pidie mengajak kepada seluruh komponen masyarakat Pidie untuk terus mengawal daerah sehingga dapat menjadi daerah yang benar-benar menjalankan ajaran agama Islam secara kaffah.

“Mari secara bersama-sama kita menjaga dan berupaya agar Pidie terhindar dari perbuatan maksiat.
Tugas tersebut bukan hanya diemban oleh Pemerintah Daerah, atau organisasi manapun, namun ini menjadi tanggung jawab kita semua sebagai masyarakat Pidie yang mencintai peradaban Islam dan mendambakan daerah yang bernuansa Islam,” tutup Wakil Bupati.[](HP)

Perintangatan 13 Tahun Musibah Gempa dan Tsunami

DALAM rangka memperingati 13 tahun tragedi gempa dan tsunami yang melanda Aceh pada 26 Desember 2004, Pemerintah Kabupaten Pidie akan menggelar zikir akbar serta tausiah yang akan dipusatkan di Masjid Agung Al-Falah Sigli, pada 26 Desember 2017 malam mulai pukul 19.30 WIB sampai selesai.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab Pidie, Safrizal S.STP., Mec.Dev menjelaskan, tausiah dan zikir akan dipimpin oleh Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tusop Jeunieb, serta Jamaah Sirul Mubtadin Kabupaten Pidie.

Ia menambahkan, pada peringatan tragedi gempa dan tsunami tahun ini, Pemerintah Kabupaten Pidie juga mengadakan aneka lomba menggambar dan mewarnai bagi anak usia 4 sampai 6 tahun.

“Pemkab Pidie yang bekerjasama dengan Barisan Relawan Rakyat (BRR) Pidie Meusigrak juga akan mengadakan lomba menggambar dan mewarnai yang dengan tema mencintai alam dilanjutkan dengan aksi teatrikal Grup Krueng Aneuk Nanggroe untuk usia kanak-kanak yang akan diselenggarakan di Gedung Mesium Tsunami pada hari Selasa 26 Desember 2017 pukul 13.30 Wib s/d selesai,” ujar Safrizal.

Adapun syarat dan ketentuan yang diberlakukan dalam perlombaan tersebut adalah :

  1. Tema lomba mewarnai / menggambar adalah Masjid, Kaligrafi dan Anak Shaleh.
  2. Tema lomba dan kertas mewarnai / menggambar disediakan oleh panitia.
  3. Peralatan Mewarnai / menggambar dan meja dibawa oleh peserta lomba.
  4. Peserta lomba diwajibkan membawa fotocopy akte lahir sebagai syarat pendaftaran.‌
  5. Khusus umur 4 sampai 5 tahun tema lomba adalah mewarnai.
  6. Khusus umur 6 tahun tema lomba adalah menggambar.

“Pemerintah Kabupaten Pidie menghimbau masyarakat untuk mengibarkan bendera setengah tiang didepan kantor, rumah dan pertokoan mulai tanggal 25 sd 27 Desember 2017, serta mengajak seluruh unsur masyarakat untuk berzikir bersama baik di Mesjid, Meunasah, dayah, pesantren dan rumah ibadah lainnya pada malam tanggal 26 Desember 2017,” tutup Safrizal.[](HP)

Ini Pesan Wabup Saat Pengukuhan Pengurus KONI Pidie

PENGURUS Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pidie masa bhakti 2017-2021 resmi dikukuhkah di Gedung Meusapat Ureueng Pidie, Sabtu 23 Desember 2017. Prosesi pengukuhan tersebut dilakukan langsung Ketua Harian KONI Aceh, Kamaruddin Abu Bakar atau yang biasa disapa Abu Razak.
Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud, ST dalam sambutannya mengatakan, dengan dilaksanakannya pengukuhan pengurus KONI Kabupaten Pidie hendaknya mampu menciptakan dan membakar semangat baru untuk mendulang berbagai prestasi bagi kemajuan olahraha Kabupaten Pidie.

“Semoga kegiatan ini dapat dijadikan momentum untuk perbaikan, penyempurnaan dan revitalisasi keolahragaan yang dapat mengangkat prestasi dan pembinaan olahraga di Kabupaten Pidie, sehingga mampu membangun keunggulan di kancah Nasional maupun Internasional di masa yang akan datang,” ungkap Wakil Bupati.

Ia menjelaskan, jika dicermati secara seksama, Aceh saat ini dapat berpartisipasi aktif dalam arena olahraga di tingkat Internasional, hal tersebut merupakan amanah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh yang merupakan hasil dari MoU Helsinki yang ditandatangani pada tanggal 15 Agustus 2005 lalu.

“Sudah menjadi keharusan bagi kita bersama untuk dapat menjalankan segala bentuk amanat dari UUPA tersebut, salah satunya di bidang olahraga. Kita harus dapat memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan Aceh di kancah Internasional,” pintanya.

Lanjutnya, peningkatan prestasi olahraga merupakan tanggung jawab kita bersama, dibutuhkan kerja keras dan kerja nyata dari kita sekalian.

“Kita harus dapat membina para atlit dengan benar dan terarah, sehingga mampu mencetak prestasi yang membanggakan. Kita yakin, seluruh masyarakat Kabupaten Pidie khususnya dan Aceh pada umumnya memiliki mimpi untuk dapat menyaksikan dan mendengar atlit Kabupaten Pidie mengharumkan nama Aceh di tingkat Nasional maupun Internasional,” cetusnya.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati Pidie mengucapkan selamat kepada para pengurus KONI Kabupaten Pidie yang telah dilantik untuk masa bhakti 2017-2021.

“Kami menaruh harapan besar kepada para pengurus KONI Pidie yang telah dilantik, tunjukkanlah kemampuan saudara dalam membina olahraga di Kabupaten Pidie, wujudkan seluruh program saudara dengan berbagai prestasi yang dapat mewujudkan Aceh Teuga, sesuai dengan sinkronisasi visi misi Pemerintah Aceh dengan Pemerintah Kabupaten Pidie,” tutup Wakil Bupati.

Pengukuhan tersebut turut dihadiri mantan Wakil Bupati Pidie M. Iriawan, SE. unsur Forkopimda Kabupaten Pidie, Asisten Kesejahteraan Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie H. Maddan, SE., M. Si. para Ketua dan Anggota DPR Kabupaten Pidie, para Kepala SKPK Pidie serta tamu undangan lainnya.[](HP)

Wabup Pidie Lauching Aplikasi e-Musrenbang

WAKIL Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud, ST melakukan secara resmi launching elektronik Musyawarah Rencana Pembangunan (e-Musrenbang) Kabupaten Pidie, di Aula Kantor Bappeda Pidie, Selasa 19 Desember 2017.

Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan, sistem perencanaan menekankan kombinasi pendekatan antara top down dan bottom up, yang lebih menekankan cara-cara aspiratif dan partisipatif, sehingga hal tersebut diwujudkan melalui proses musyawarah perencanaan pembangunan atau Musrenbang di berbagai tingkatan mulai Gampong hingga Nasional.

“Perencanaan partisipatif merupakan perencanaan yang melibatkan semua rakyat dalam rangka memecahkan masalah yang dihadapi yang bertujuan untuk mencapai kondisi yang diinginkan. Pada tahapan ini bentuk partisipasi masyarakat yang bisa disumbangkan dalam perencanaan pembangunan bisa berupa ide atau gagasan dalam penentuan usulan prioritas, sumbangan pikiran, saran, usulan maupun kritik dalam pertemuan atau rapat yang diadakan untuk membicarakan kegiatan yang akan diaksanakan,” pungkasnya.

Ia melanjutkan, aplikasi e-Musrenbang yang berhasil dikembangkan oleh Bappeda Kabupaten Pidie setidaknya menjadi inovasi dalam sistem perencanaan pembangunan, dimana selama ini masyarakat menginginkan sebuah forum atau kontak sosial antara warga dengan pemerintah dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Penerapan Aplikasi e-Musrenbang di Kabupaten Pidie diharapkan menjadi sebuah pelajaran penting bagi perencanaan pembangunan berparadigma masyarakat, dimana masyarakat tidak hanya dijadikan objek melainkan subjek pembangunan,” tandas Wakil Bupati.

Wakil Bupati berharap Aplikasi e-Musrenbang tersebut mampu membuka ruang partisipasi masyarakat dari segala tingkatan untuk memberikan aspirasi terkait pembangunan yang sesuai dengan kebutuhannya.

“Selaku Pemerintah Kabupaten Pidie kami mengharapkan melalui e-Musrenbang akan semakin meningkatkan komitmen kita bersama untuk peningkatan layanan pemerintah. Masyarakat harus merasakan keuntungan dalam penggunaan e-Musrenbang, sehingga mereka akan melakukan wujud nyata adopsi layanan ini dengan terus menggunakannya untuk berbagai informasi perencanaan pembangunan,”

Kepala Bappeda Kabupaten Pidie Muhammad Adam, ST., MM menjelaskan, melalui aplikasi e-Musrenbang masyarakat Gampong berpeluang menyampaikan aspirasi mereka dan berpartisipasi dalam proses pengajuan usulan yang dilakukan secara online, masyarakat juga dapat melihat serta memantau informasi usulan mereka yang telah diverifikasi sampai pada tahap mana. Selain itu, masyarakat pengusul kegiatan juga dapat mengetahui diterima atau ditolaknya kegiatan yang mereka usulkan.

Aplikasi e-Musrenbang merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh BAPPEDA Kabupaten Pidie dengan melakukan modifikasi Source Code dari aplikasi e-Musrenbang Kota Surabaya yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Pidie setelah menanda tangani Nota Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kota Surabaya dengan Pemerintah Kabupaten Pidie tentang Kerjasama Jaringan Lintas Perkotaan yang difasilitasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Bappeda Kabupaten Pidie akan terus menyempurnakan pengembangan aplikasi e-Musrenbang sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat. Harapan kami dengan berbagai manfaat dan kemudahan yang dirasakan masyarakat nantinya, akan memberi dampak positif dan menjadikan e-Musrenbang sebagai sebuah kebutuhan untuk mengetahui informasi rencana Pembangunan Kabupaten Pidie,” tutupnya.

Lauching e-Musrenbang tersebut turut disaksikan Asisten Administrarasi Umum Setdakab Pidie H. Idhami S. Sos. para Kepala SKPK, para Kepala Bagian Setdakab Pidie, para Camat dalam Kabupaten Pidie serta tamu undangan lainnya.[](HP)

Pesan Wabup Pidie Di Hari Ibu Ke-89

WAKIL Bupati Fadhlullah TM Daud, ST mengajak semua perempuan untuk maju, mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri dan meningkatkan kualitas dan kapabilitas diri, sehingga bersama laki-laki menjadi kekuatan yang besar dalam membangun masyarakat.

hal itu dikatakannya dalam sambutan peringatan Hari Ibu yang ke-89 yang digelar di Aula Suman Mark, Senin 18 Desember 2017.

Ia mengatakan peringatan Hari Ibu setiap tahunnya diselenggarakan untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan khususnya di Kabupaten Pidie, yang telah berjuang bersama-sama kaum laki-laki dalam merebut kemerdekaan dan berjuang meningkatkan kualitas hidup dan masyarakat.

“Tekad dan perjuangan kaum perempuan untuk mewujudkan kemerdekaan dilandasi oleh cita-cita dan semangat persatuan kesatuan menuju kemerdekaan Indonesia yang aman, tenteram, damai, adil dan makmur sebagaimana dideklarasikan pertama kali dalam Kongres Perempuan Indonesia pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta,” jelas Wakil Bupati.

Lanjutnya, peristiwa tersebut sekaligus sebagai tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia dan diperingati setiap tahunnya, baik di dalam maupun luar negeri. Komitmen pemerintah juga dibuktikan dengan diterbitkannya Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 316 Tahun 1959, yang menetapkan bahwa tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu sekaligus Hari Nasional bukan hari libur.

“Peringatan Hari Ibu juga menunjukkan bahwa perjuangan kaum perempuan Indonesia telah menempuh proses yang sangat panjang dalam mewujudkan persamaan peran dan kedudukannya dengan kaum laki-laki, mengingat keduanya merupakan asset dan potensi yang turut menentukan keberhasilan pembangunan,” ungkapnya.

Wakil Bupati menambahkan, seiring dengan perkembangan jaman dan globalisasi dunia yang terus berjalan, saat ini pun peran dan kontribusi perempuan dalam pembangunan tidak dapat dipungkiri lagi. Di Kabupaten Pidie, saat ini telah banyak kaum perempuan yang memiliki peran dan posisi strategis di berbagai kehidupan.

“Hal ini membuktikan bahwa perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan mampu meningkatkan kualitas hidupnya, secara mandiri. Perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara, juga mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan (agent of change),” jelas Wakil Bupati.

Ia mengungkapkan, pelibatan dan peningkatan peran kaum perempuan dan keluarga dalam pembangunan, juga menjadi bagian yang penting dalam rangka penghapusan segala bentuk diskriminasi dan tindak kekerasan lainnya serta berbagai upaya dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut juga turut dihadiri Wakapolres Pidie Kompol Tirta Nur Alam, SE. Kasi Intel Kejari Pidie Sayed Muhammad, SH, MH. Kasdim 0102/Pidie Mayor Inf Affiansyah, para Kepala SKPK, para Camat serta tamu undangan lainnya.[](HP)

Wabup Pidie Pimpin Serah Terima Tonting Yudha Wastu Pramuka Jaya

WAKIL Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud, ST menjadi Inspektur Upacara Serah Terima Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya (Tonting YWPJ) Tahun 2017 dalam upacara yang berlangsung di Lapangan Keuniree Kecamatan Pidie, Minggu 17 Desember 2017 sore.

Upacara tersebut merupakan proses penerimaan pasukan pleton ranting Yudha Wastu Pramuka Jaya ke-5 sekaligus melepas pasukan pleton ranting Yudha Wastu Pramuka Jaya ke-6 untuk melanjutkan estafet perjalanan selanjutnya.

Dalam upacara yang dimulai sejak pukul 17.45 Wib tersebut Wakil Bupati Pidie juga turut menandatangani naskah serah terima simbol Yudha Wastu Pramuka Jaya dari pleton 5 ke Pleton 6.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengucapkan selamat kepada pleton beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya ke-5 yang sudah melaksanakan tugas dengan sangat baik, aman dan lancar.

Ia menambahkan, pleton beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya berikutnya bertanggung jawab atas tugas yang diberika oleh negara sampai pada estafet berikutnya dalam keadaan aman dan lancar.

“Perhatikan faktor keamanan selama dalam perjalanan, semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk dan lindungan-Nya kepada kita semua dalam melaksanakan pengabdian kepada bangsa dan negara,” jelas Wakil Bupati.[](HP)

Pidie Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Ke-34 Aceh

PEMERINTAH Kabupaten Pidie menyatakan siap menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 Tingkat Aceh.

Hal tesebut disampaikan Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud, ST pada acara presentasi kesiapan tuan rumah MTQ Aceh di Aula Serba Guna Kantor Gubernur Aceh. Selasa, 12 Desember 2017.

“Kabupaten Pidie secara fasilitas dan sarana penunjang lainnya sudah sangat siap menjadi tuan rumah, masyarakat juga sangat mendukung keinginan ini dan akan berpartisipasi dalam mempersiapkan MTQ untuk 2 tahun kedepan,” ujar Wakil Bupati.

Ia menambahkan, terakhir Pidie melaksanakan MTQ tinggkat Aceh 31 tahun yang lalu, sudah sewajarnya di tahun 2019 Pemerintah Aceh untuk dapat mempercayakan Pidie menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ Aceh ke-34, kami sangat berkomitmen.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Pidie Meusigrak bukan hanya slogan semata, akan tetapi merupakan kerja nyata antara pemerintah, legislatif, forkopimda serta masyarakat”, tutup Wakil Bupati.[](HP)

Isteri Bupati Pidie Telah Berpulang Ke Rahmatullah

INNALILLAHI WAINNAILAIHI RAJIUN. Berita duka menyelimuti Pemerintah Kabupaten Pidie, istri Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyik), Syarifah Ahmad, 45 tahun, meninggal dunia dalam kecelakaan lalu-lintas yang terjadi di tol Cipali KM 130 Jalur A, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Indramayu, Jawa Barat, Jumat, 8 Desember 2017 sore, sekitar pukul 15.30 WIB.

Minibus Toyota Kijang Innova dengan nopol B-1170-GKJ, yang ditumpangi Ibu Syarifah bersama ajudannya, Cut Rita Zahara, 27 tahun, dan Afdal Daud, 27 tahun, menabrak bagian belakang samping kanan truk Siba Surya yang mogok dan berhenti di pintu masuk Rest Area.

Dalam kecelakaan tersebut, Afdal Daud dan Cut Rita Zahara juga meninggal dunia. Pasca kecelakaan tersebut, jenazah ketiganya dievakuasi ke Rumah Sakit MH Thamrin Purwakarta.

Kabag Humas dan Prokoler Setdakab Pidie, Safrizal, S.STP., Mec. Dev mengatakan, saat ini jenazah sedang diberangkatkan dari RS MH Thamrin Purwakarta menuju Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, selanjutnya jenazah akan diberangkat ke Banda Aceh menggunakan pesawat pukul 06.30 Wib dan tiba di Banda Aceh pukul 09.20 Wib, kemudian langsung diberangkatkan menuju rumah duka masing-masing, diperkirakan tiba di Pidie pukul 12.00 Wib.[](HP)